twitter
rss





Sampai saat ini untuk menjadi orangtua belum ada sekolah atau pendidikan khususnya. Umumnya orangtua baru, dalam mendidik anaknya hanya berbekal ilmu turun temurun dari orangtuanya secara ortodidak atau didapat dari lingkungan yang belum tentu benar. Sehingga tak jarang dalam mengaplikasikan sistem pengasuhan pada sang anak, sering mengalami perbedaan pandangan dalam mengasuh anak pada jaman dahulu dengan jaman sekarang yang serba canggih. Saat ini orangtua yang baru mempunyai anak, banyak yang bingung tentang tumbuh kembang anaknya. Misalnya saat anaknya telat berjalan atau telat bicara, pasti orangtuanya atau lingkungan sekitarnya akan mengatakan “aah..biasaa...nanti juga bisa jalan”, “nanti juga bisa bicara” atau “aah kamu juga dulu telat bicaranya”, “aah anak saya juga dulu begitu tapi akhirnya bisa ngomong juga kok”, dan lain sebagainya. Akhirnya tanpa disadari seiring dengan waktu, penyangkalan / denial seperti itu hanya akan menimbulkan penyesalan di kemudian hari. Mengapa ? Karena jika memang si anak mengalami keterlambatan dan tidak ditangani secara serius akan membuat proses perkembangannya terhambat dan mengalami kemunduran. Tahukah Anda, semakin cepat bertindak, semakin cepat pula terdeteksi keterlambatan perkembangan si anak dan ini akan semakin cepat pula diberikan penanganan oleh ahlinya (seperti psikolog, dokter, terapis wicara, terapis okupasi, fisioterapis, dan lain-lain). Perlu diketahui juga, bahwa masa perkembangan dan usia kalender si anak harus berjalan beriringan. Jadi mulai sekarang, perhatikan perkembangan anak anda dan jika merasa ada perbedaan dengan anak seusianya, segeralah BERTINDAK !!!
(amel/TCAP/III/16)